DISIPLIN & KEBENARAN BAGI 2.548 MAHASISWA PPL UNNES
Sebanyak 2.548 mahasiswa program S1 semester gasal tahun 2008/2009 dilepas Rektor Universitas Negeri Semarang (UNNES) Prof. Dr. Sudijono Sastroatmodjo, M.Si. untuk mengikuti Program Pengalaman Lapangan (PPL) di halaman rektorat UNNES Hari Rabu 3 September 2008.
Dr. Sri Sulistyorini, M.Pd. sebagai Kapus Pengembangan PPL dan PKL melaporkan mahasiswa yang menjalankan PPL senyebar diberbagai Fakultas yakni Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) berjumlah 119 mahasiswa, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) 822, FIS (357), FE (217), FMIPA (534), FT (175), dan FIK (324).
Sekolah yang menjadi tujuan PPL ada 88 sekolah yaitu 34 SMP, 27 SMA, 25 SMK, dan 2 Balai Latihan Kerja. Lokasi PPL ini adalah Kota Semarang, Kota Salatiga, Magelang, Pekalongan, Grobogan, dan Kendal. Pelaksanaan PPL mulai 3 September sampai 28 Nopember 2008. Salah satu tempat tujuan PPL adalah SMP dan SMA Semesta yang bertaraf internasional.
Mahasiswa PPL jangan sampai mengecewakan lembaga tempat praktek, karena bisa berdampak pada nasib mahasiswa maupun hubungan antar lembaga. Secara persiapan materi maka PPL ini telah dilaksanakan dengan baik melalui pembekalan-pembekalan pra-PPL. Akan tetapi secara psikis misalnya dalam hal kedisiplinan dan kebenaran jika ada mahasisewa peserta yang tidak taat, maka tidak akan ada toleransi. Bagaimanapun bagusnya dalam praktek mengajar di sekolah akan tetapi jika selalu datang terlambat maka mahasiswa tadi tidak akan diluluskan. Dalam hal ini Rektor UNNES akan berkoordinasi dengan para Kepala Dinas Pendidikan di lokasi PPL agar azas kedisiplinan dan kebenaran dalam PPL harus tegakkan. Sebab Bangsa Indonesia tidak akan bisa maju dan lepas dari keterpurukan jika para intelektual muda seperti para mahasiswa tidak bersikap disiplin dan tidak berlaku benar.
Kepalsuan-kepalsuan harus dihilangkan. Jika mahasiswa tidak hadir ya harus dicatat tidak hadir. Jika tidak lulus ya harus dicatat tidak lulus. Manipulasi dalam PPL harus dihilangkan. Sebagai calon pendidik, bagaimana mungkin akan mencerdaskan anak didiknya jika perilakunya tidak baik. Pelajaran terbaik dalam mencerdaskan anak didik adalah dengan memberi contoh perbuatan, misalnya dalam bersikap disiplin dan berbuat benar. Melalui PPL ini UNNES berniat ikut memajukan bangsa dengan memulai dari lingkup yang kecil yaitu menegakkan disiplin dan kebenaran bagi mahasiswa peserta PPL. Permasalahan-permasalahan besar tidak akan bisa diselesaikan jika permasalahan-permasalahan kecil tidak diselesaikan.
sumber : Unnes.ac.id
Unnes
Posted on September 3rd, 2008 by admin
Filed under: Unnes

Leave a Reply